Takut sukses adalah fenomena di mana pikiran, perasaan, dan keyakinan kita hanya bekerja untuk menghindari kemungkinan gagal dan titik. Jika kemudian “menghindari ini” dikatakan takut sukses karena kegagalan adalah jalan tunggal menuju kesuksesan. Sejauh apapun orang bisa menghindari kegagalan tetapi penghindaran itu tidak akan memperdekat dia seinci pun dengan kesuksesan. Berdasarkan pengalaman orang sukses dapat disimpulkan bahwa jika anda ingin menemukan kesuksesan tanpa kegagalan, percayalah hal itu hanya akan anda temukan di kamus.
Selain tidak memperdekat, menghindari kegagalan juga akan membuat kita menerima apa yang kita hindari sesuai hukum alam daya tarik bekerja. Kita akan menjadi sosok yang mendominiasi muatan pikiran atau apa yang mendominiasi muatan pikiran akan menarik sesuatu untuk terjadi. Kalau yang mendominasi adalah kegagalan, maka kegagalan itulah yang akan kita terima. Disadari atau tidak, rasa takut sukses telah membatasi kita untuk bergerak maju. Kita takut kehilangan pekerjaan tetapi yang kita lakukan adalah menghindari usaha memperbaiki. Kita takut dibilang tidak sosialis tetapi yang kita lakukan adalah menghindari menjadi orang kreatif di tempat kerja. Dengan praktek menghindar demikian maka logislah kalau dikatakan takut sukses









